KEMERIAHAN LOMBA TUJUH BELASAN SMA YAPPENDA DALAM MENYAMBUT HARI KEMERDEKAAN RI

Jakarta, 19 Agustus 2026. Semarak Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia merupakan hal yang selalu ditunggu-tunggu oleh semua Warga Negara Indonesia. Di berbagai sudut daerah di Indonesia ikut serta dalam memeriahkan hari kemerdekaan yang ke-81 ini. SMA YAPPENDA juga ikut memeriahkan dengan cara melaksakan lomba tujuh belasan di lingkungan SMA YAPPENDA, yang dimulai sejak 12-14 Agustus 2026. Adapun tujuan dilaksanakan kegiatan peringatan 17 Agustusan yaitu untuk menumbuhkan rasa persatuan, kekeluargaan, serta mengenang jasa para pahlawan bangsa.

Berbagai lomba seru dipilih untuk menarik perhatian seluruh siswa SMA YAPPENDA. Setiap kelompok siswa mewakili kelas masing-masing dalam berbagai perlombaan. Adapun perlombaan yang diselenggarakan antara lain lomba ; Balap Karung, Balap Sedotan, Tarik tambang serta menghias kelas dengan tema Hari Kemerdekaan. Semua kelas antusias dan memberikan upaya terbaik untuk membawa kelasnya menjadi juara dan yang terbaik. Peserta lomba tidak hanya siswa, Bapak/Ibu guru juga terlibat dalam memeriahkan lomba tujuh belasan di SMA YAPPENDA.

Hari yang ditunggu-tunggu selama masa perlombaan adalah hari final, dimana semua siswa akan menyaksikan siapa yang menjadi juara. Pada hari ke tiga, final lomba Tarik Tambang Putra dimenangkan oleh juara bertahan dari tahun lalu, yaitu kelas XII IPA 3 setelah berhasil menumbangkan XII IPS 3.Sementara Tarik tambang putri juga berhasil dimenangkan XII IPA 3. Selanjutnya untuk lomba balap karung putra dimenangkan XII IPA 4 sedangkan balap karung putri dimenangkan oleh kelas XII IPA1. Selanjutnya lomba balap sedotan putra dimenangkan oleh kelas XII IPA 2 dan untuk tim putri dimenangkan oleh kelas XI IPA 3. Terakhir untuk lomba menghias kelas dimenangkan oleh kelas XI IPS 1.

Acara puncak dari perayaan hari kemerdekaan ini adalah pelaksanaan Upacara Bendera 17 Agustus 2026 di Lapangan SMA YAPPENDA. Seluruh siswa yang hadir mengikuti upacara dengan sangat khidmat. Semua tangan menengadah dan menundukkan kepala sembari mengucapkan harapan-harapan demi kesejahteraaan seluruh masyarakat Indonesia.

Menjaga api kemerdekaan bukanlah tentang seberapa keras kita memekikkan kata “merdeka,” melainkan tentang bagaimana kita merawat ruang toleransi, merajut kembali persatuan yang terkoyak, dan saling mengulurkan tangan di saat sesama membutuhkan.  Mari lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan karya nyata, kasih sayang, dan komitmen untuk menjadikan tanah air ini rumah yang lebih ramah, adil, dan bermartabat bagi kita semua.

~Dirgahayu Republik Indonesia~

Penulis :
Maruba Agustina, S.S.I.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top