Jakarta, 22 Januari 2026. Rabu, 21 Januari 2026 SMA YAPPENDA melaksanakan kegiatan Field Observasi Arc 4 bertajuk pertanian di Agro Wisata Pasir Mukti, Citeurreup – Bogor dengan tema “Pertanian Ramah Lingkungan Untuk Masa Depan, Studi Hidroponik dan Cangkok Tanaman”. Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik kelas X-1 Sampai X-7 sebagai bagian dari pembelajaran di luar kelas dengan tujuan untuk lebih memperdalam pemahaman terhadap materi pertanian yang telah dipelajari di sekolah baik teori maupun praktiknya.

Dalam pelaksanan FO, para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan setiap kelompok akan dipantau untuk menuju 5 (lima) pos pembelajaran yang dipandu oleh tim guide dari pihak Agro wisata Pasir Mukti. Tahap pertama, peserta diberi pembelajaran pembuatan pupuk dan jenis-jenis pupuk, termasuk perbedaan pupuk organik dan anorganik, bahan-bahan yang digunakan, serta fungsi pupuk dalam memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman. Materi ini bertujuan agar peserta memahami pentingnya pemupukan yang tepat dan ramah lingkungan.

Tahap selanjutnya, peserta mempelajari sistem hidroponik sayur dan greenhouse. Mereka diperkenalkan dengan cara kerja sistem hidroponik yang memanfaatkan larutan nutrisi sebagai media tanam serta fungsi greenhouse dalam menciptakan kondisi lingkungan yang lebih terkontrol. Melalui pengamatan langsung, peserta dapat memahami penerapan teknologi pertanian modern pada lahan terbatas.
Pada tahap pemberian materi berikutnya, yaitu peserta diberikan tata cara mencangkok tanaman, meliputi tujuan, tahapan pelaksanaan, dan manfaat teknik ini dalam menghasilkan tanaman baru yang memiliki sifat sama dengan tanaman induknya dan lebih cepat berbuah. Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai hama dan gulma, termasuk pengertian, dampaknya terhadap pertumbuhan tanaman, serta cara pengendalian yang tepat agar tidak menurunkan hasil panen.

Dalam kegiatan tahap akhir, dibahas tentang budidaya tanaman melon, mulai dari pemilihan benih, proses penanaman, perawatan tanaman, hingga pengendalian hama dan penyakit, sehingga memberikan gambaran mengenai teknik budidaya melon yang benar agar menghasilkan buah berkualitas dan bernilai ekonomis tinggi.
Kegiatan observasi pertanian ini memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat. Serta bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengaitkan materi pembelajaran dengan praktik nyata dan melatih kemampuan merangkum kegiatan observasi dalam bentuk makalah hasil observasi yang akan dikumpulkan masing-masing peserta, serta meningkatkan kepedulian terhadap sektor pertanian dan lingkungan.
Penulis :
Chairensia Romauli – X1 (Divisi Buletin KPB SMA YAPPENDA)




