Jakarta, 14 Juni 2026. SMK YAPPENDA mengadakan Forum Grup Diskusi (FGD) pada Kamis, 4 Juni 2026, dengan tema “Pelajar Jakarta Utara Ceria Pancasilais“. Tujuan diselenggarakan FDG adalah untuk menyatukan persepsi mengenai isu, topik, atau minat tertentu dalam dunia kerja, dengan harapan dapat mencapai kesepakatan dan pemahaman baru terkait isu yang dibahas.

Acara FDG dibuka oleh Kepala Sekolah, Bapak Drs. H. Joko Dwiyatmoko, M.Si., yang antara lain mengingatkan kepada siswa bahwa menjadi pelajar Pancasilais bukan soal hafalan, tapi soal sikap dan tindakan nyata. Peserta dari SMA dan SMK YAPPENDA hadir dengan penuh semangat, siap untuk berdiskusi dan saling berbagi pikiran. Forum ini terasa berbeda — bukan sekadar acara sekolah biasa, tapi ruang di mana nilai-nilai Pancasila benar-benar diajak bicara.

Lalu, Ketua Alumni Ikatan Pelajar Jakarta Utara, membawa sesuatu yang tidak tertulis di buku mana pun — pengalaman. Ia berbicara bukan dari balik podium yang dingin, melainkan dari tempat yang sama pernah diinjak para pelajar itu sendiri. Setiap katanya terasa seperti cermin yang memantulkan siapa mereka hari ini dan siapa yang bisa mereka jadi esok hari.

Kehadirannya mengingatkan bahwa antara alumni dan pelajar tidak ada jarak, hanya waktu. Tiga suara kemudian berdiri di depan ruangan — dari kepolisian, TNI, dan alumni Ikatan Pelajar Jakarta Utara. Mereka tidak datang untuk menggurui, melainkan untuk berbagi sudut pandang dari medan yang berbeda-beda. Bahwa Pancasila bukan milik buku teks, tapi milik mereka yang setiap hari memilih untuk jujur, berani, dan peduli. Para peserta menyimak dalam diam yang bermakna — bukan karena mengantuk, tapi karena sedang berpikir.

Di penghujung forum, satu per satu kelompok melangkah maju. Tidak ada yang sempurna, tapi semua sungguh-sungguh. Mereka menyampaikan hasil diskusi bukan sekadar untuk dinilai, tapi karena mereka punya sesuatu yang ingin dikatakan. Di situlah forum ini menemukan tujuan sesungguhnya — bukan pada pidato pembuka atau materi narasumber, melainkan pada momen ketika seorang pelajar muda berdiri, menatap forum, dan berbicara tentang bangsanya dengan percaya diri.

Penulis :
Arini Camellia, S.Pd




